Minggu, 14 Juni 2020

Now I know

Disini aku belajar banyak. Dan menemukan karakterku yang sebelumnya tak kusadari. 
Aku belajar, bahwa tak semua perintah atasan harus kita setujui. Jangan lupa kita hidup di jaman demokrasi. Kita boleh kok menyampaikan pendapat, kita tak pernah tau pendapat kita yang mana yg bisa dijadikan solusi. So, keluarkan pendapatmu sebanyak-banyaknya. Tak perlu khawatir bila pendapat kita tak digubris. Yang penting kita mengeluarkan pendapat. Yang menunjukkan bahwa kamu juga punya prinsip. Tidak hanya mengikuti arus yang entah dimana akan bermuara. 
Semua ada pada kendali mu. Lagi-lagi jangan batasi dirimu. Membatasi diri sama saja membatasi perubahan utk jadi lebih baik. Cobalah berpikiran terbuka. Jangan tahan hatimu. Dengarkan hatimu. Biarkan ia bersuara dg leluasa. Kamu tak boleh memenjarakan diri hanya karna kamu tak memiliki kepercayaan diri dan tak yakin dg pendapatmu. 
Jaga perkataanmu. Apa yang kamu ucapkan bisa menjadi dua hal. Pertama sebagai obat penyembuh dan kedua sebagai racun pembunuh. Jangan sampai apa yang kamu ucapkan bisa menjadi racun yang membunuh ketenangan. Atau menjadi virus yang menyebarkan isu tak benar. Apapun info yang kamu dapat, saring dulu baru sharing. 
Lakukan semua pekerjaan mu dg sepenuh hati, ikhlas dan ingat Allah. Ingat, semua yg kamu lakukan akan dipertanggungjawabkan kelak. Menjadi karyawan yg tidak amanah bukan hal baik yang bs dipelihara. Lakukan yg terbaik dan jadilah karyawan yg amanah.
Jangan mudah percaya. Apa yang dikatakan oleh satu orang belum tentu itu benar. Terkadang orang lain hanya menyampaikan info dari apa yang dilihat dg sebelah mata. Berita yang sama berdasarkan kacamata orang lain mungkin beda lagi. Pintar" memilah mana yang bisa dipercaya dan mana yang tidak. 

Share:

Selasa, 26 Mei 2020

PILIH MANA? GURU / KARYAWAN SWASTA / ENTERPREUNER

Sejujurnya, dari kecil aku tak pernah memiliki angan untuk menjadi karyawan swasta/kantoran. Bagiku, menjadi karyawan sangat membosankan dan penuh tekanan. Entah tekanan dari atasan, bawahan maupun rekan kerja. Oleh karena itu, aku benar-benar tidak memiliki keinginan untuk menjadi karyawan kantor. Namun angan hanyalah angan. Manusia bisa berencana, Allah yang memutuskan. Dan disinilah aku.
Terlepas apakah posisi yang kumiliki sekarang apakah sesuai dengan jurusanku atau tidak, aku merasa tidak cocok dengan pekerjaan ini. Dari kecil aku lebih senang berkutat dengan komputer atau angka daripada dengan manusia. Aku merasa sulit untuk memberikan intruksi kepada teman-teman. Apalagi bila mereka memiliki argumen untuk menolaknya dan argumen itu sangat masuk akal. Aku bukan tipikal orang yang suka berdebat. Ketika oranglain tak bisa menerima masukan atau argumenku, ya sudah. Aku tak memaksa dan aku tak berusaha membuat mereka paham dengan apa yang kupikirkan.
Karena menurutku perbedaan pendapat itu wajar. Jadi kenapa mesti ada yang salah dan benar? Kita manusia memiliki cerita masing-masing. Bila pandangan kita sama ya alhamdulillah, bila tidak, yasudah pasti ada alasan dibalik itu semua. Kita tak pernah tahu apa yang dialami orang lain selain orang lain itu bercerita kan? yaa begitulah hidup. Lalu kenapa mesti membenarkan pendapat kita dan menganggap pendapat lain salah?

Share:

Minggu, 26 April 2020

Jangan Lupa Bersyukur


 

Pernah nggak sih kamu ngerasa dunia ini nggak adil? Ngerasa hidupmu apess terus, nggak ada yang bener. Apa yang kamu pingin  nggak ada yang tercapai padahal kamu udah usaha. Planing yang kamu susun rapi jadi amburadul karna variabel tak terduga. Lalu kamu lihat orang lain lancar bener usahanya. Bisa dapetin apa yang mereka mau dengan mudah. Yah, lagi-lagi umput tetangga emang terlihat lebih hijau gaes. Buat kamu yang lagi ngerasa kayak gini. Tenang kamu nggak sendirian. Jadi ayo kita nangis bareng sob :") T_T
Eitss,, tapi bukan itu inti dari postingan ini. Nangis boleh tapi jangan keterusan yaa. Kasian air matamu bisa habis :")
Sebelum ngejudge bahwa dunia itu nggak adil, yuk koreksi diri dulu. Pernah kepikiran nggak, mungkin apa yang kita dapatkan sekarang adalah balasan dari kelakuan kita di masa lalu. Mungkin kita pernah berbuat dzalim sama seseorang tanpa kita sadari atau malah kita jahat sama Allah. Nggak sholat tepat waktu misalnya, atau ngga memberi zakat. Jangan sampai kita hanya berfokus pada apa yang kita dapatkan, kemudian lupa dengan apa yang harus kita lakukan / berikan. :"

Bisa jadi masalah yang kita hadapi sekarang adalah balasan dari kelakuan kita di masa lalu

Yuk intropeksi diri dan lebih belajar bersyukur lagi. :)
Share:

Rabu, 29 Januari 2020

Sajak Murid

Ceritanyaa adikku yg masih sd minta bantan buat bikin puisi sederhana, akhirnya inilahhh hasilnyaa ^=^


Mentari telah terbit
Menyapa kami para murid
Yang tengah belajar sepenuh hati
Merakit mimpi untuk kami raih


Rintangan demi rintangan kami lalui
Namun tiada menjadi hambatan bagi kami
Untuk melangkahkan kaki kecil kami
Menuju jenjang yang lebih tinggi


Usaha usaha usaha
Doa doa doa
Tak henti kami melakukan keduanya
Demi membanggakan orang tua
Dan torehkan senyum di wajah mereka


Tak lupa membanggakan pahlawan kami
Pahlawan tanpa tanda jasa
Yang tiada henti membimbing kami
Agar kami mampu bersiap
Terbang perlahan menjemput mimpi

Share:

Realita Dunia Kerja

Sudah hampir 1 bulan aku bekerja.
Dunia kerja tidak sesimpel dunia sekolah atau perkuliahan. Persoalan di dunia kerja lebih rumit dan pelik di luar apa yg kupikirkan.
Jadi kangen masa kuliah dan sekolah. Ketika kita hanya perlu menjawab soal" yg disodorkan. Memang benar ketika kuliah kita dilatih menghadapi persoalan dg melalui tugas atau fgd. Tp dunia kerja tak sesimpel itu. Ketika terjun di lapangan trnyata sgt berbeda dg teori. Jawaban yg harusnya menjadi solusi menurut pola pikir orang yg paham teori trnyata malah menjadi masalah bagi orang lapangan.
Ahhh aku pasti bisa .

realita kerja membuatku tersadar bahwa komunikasi adalah hal pokok yang harus bisa kita kuasai. Padahal komunikasi adalah salah satu kelemahan ku
ahhh rasanya sulit sekali keluar dari zona nyaman ini.
ibarat kepompong , apakah aku bisa keluar dan menjadi kupu-kupu dan terbang?
atau justru menjadi kupu-kupu yang cacat dan mati dari dalam?

Tak ada seorangpun yang bisa kupercaya
Bahkan aku sulit mempercayai diriku sendiri.
hanya Allah SWT . . .


Share:

Kamis, 24 Oktober 2019

Sudahkah Bersyukur?

Nikmat Tuhan yg manakah yang kamu dustaka?

Sungguh nikmat Allah sgt berlimpah hanya sj terkadang kita terlalu bodoh utk menyadari dan mensyukurinya
Terlalu malas untuk bersyukur :' 
Pejamkan matamu dan rasakan hembusan angin yang lembut membelai kulitmu. . Itu adalah salah satu nikmat Allah. . .  Atau mendongaklah ke atas dan lihatlah langit malam yang berkelip indah. . Itu adalah nikmat Allah. . Rasakan. . Semua yg disekelilingmu adalah nikmat dari Nya. . Sudahkah dirimu bersyukur hari ini?

24-10-19
AMNL
Share:

Rabu, 23 Oktober 2019

Pertolongan Allah itu Dekat

Pertolongan Allah itu dekat.

Pernah suatu ketika aku membeli gas karena di warung langganan kami habis, aku pun membeli di toko lain dengan membawa uang 20 rb. Sesampainya di toko tersebut ibu penjual bilang kalau harganya 22 ribu. Seketika itu juga aku kaget dan berpikir. Haruskah aku balik untuk mengambil uang? Tapi di rumah sudah tak ada uang. Haruskah meminjam nenek? Tapi rasanya kok enggan ya. Akhirnya aku pun mencoba melihat dasbor motor dan tadaaaaa ada uang 2 ribu receh disana. Nominalnya benar-benar pas. Subhanallah!!

Ada juga kisahku yg lain. Saat itu aku ingin membeli gula sekilo. Waktu itu pukul setengah 9 malam. Dan ternyata toko yang ingin kudatangi tutup. Harga di toko itu biasanya 12.500 dan aku diberi ibu uang 13.000. Dengan 10 ribuan selembar, 500an receh 4 koin dan sisanya uang koin 200 an. Karna toko langgananku tutup akhirnya aku mencoba mencari toko lain yang buka. Sampailah aku di toko tersebut. Aku pun turun dari motor dan mengambil uang, namun uang yang kuambil malah terjatuh padahal ada uang recehnya :( 
Aku pun memunguti uang receh yang jatuh. Saat itu kuhitung ada 2.500 , berarti uang ku hilang 500. Karena kupikir harga gula disana 12.500 sama dengan toko langgananku, akhirnya aku dg pede memasuki toko itu. Namun sebelum aku memesan gula ada anak kecil yang tiba" memanggilku dan mengatakan kalau menemukan uang ku yang jatuh tadi. Aku pun menerimanya dan tak lupa mengucapkan terimakasih. Setelah itu aku memesan gula sekilo. Dan ternyaataaaaa harga gula disana 13 ribu! Masya Allah. . Pas sekali uangnya. Andaikan adik tadi tidak mengambilkan uangku, pastilah uang ku kurang. :') masya Allah. . Allah benar-benar baik bukan? 
Aku merasa selalu ditolong oleh Nya, tp aku seringkali lupa utk bersyukur dan menyepelekan kewajibanku yaitu beribadah :"(
Seringkali kita mengabaikan keajaiban" kecil yg ada di sekeliling kita dan merasa kufur. Open ur eyes open ur mind and open ur heart. Kau akan melihat betapa banyak keajaiban dalam hidupmu! Betapa banyak pertolongan yang Allah berikan padamu! 
Oleh karna itu jangan lupa bersyukur
Tak sepantasnya kita berbuat kufur dan menyepelakan kewajiban kita sbg manusia. Jangan tinggalkan ibadahmu. Dan mendekatlah padaNya :) Allah itu dekat. Jangan ngejauh yaa! ^_^

23-10-2019
AMNL
Share:

Selasa, 22 Oktober 2019

Ikhlas

Saat Allah menghendaki kebaikan pada kita, maka tak ada yang dapat menghalangi

Sebaliknya, saat Allah ingin menguji kita dengan sesuatu maka tak ada yang mampu membantu

Seringkali masalah terasa berat jika kita tak berpasrah dengan takdirNya

Sebaliknya, masalah seberat apapun dengan KEIKHLASAN, akan terasa ringan.

Seperti mentari yang ikhlas mencurahkan sinarnya setiap hari

Seperti rembulan yang taat menerangi pekatnya malam

Seperti seorang ibu yang redha melahirkan, membesarkan juga mendidik putra putrinya

Ikhlas bukan berarti diam, tapi bergerak dengan keyakinan,
Berjuang dengan kesungguhan, namun menyerahkan semua hasil pada Dia yang Maha Kuasa.

Karena Dia yang paling tahu takdir terbaik untuk dunia akhirat kita.

Semoga kita tergolong orang yang ikhlas menerima semua takdir dari Nya

Share: