Senin, 01 Desember 2025

Persimpangan

 Ada masa ketika hati berdiri di persimpangan. 

Di satu sisi ada yg hadir mengetuk perlahan, sabar menunggu di depan pintu. 

Di sisi lain ada pintu yg terbuka utk yg tak pernah benar" pergi, meski langkahnya lama tak terdengar. 


Yang hadir perlahan, membawa percakapan dan membangun jembatan.

Yg tak benar" pergi, bayangnya tak pernah hilang meski waktu berusaha menghapusnya. Ia tak menyapa apalagi mendekat. Namun hati ini tetap menoleh ke arah dimana ia dulu berdiri.


Dan kini, hati ini terjebak. 

Antara memilih yg menghampiri.

Atau menunggu yg entah apakah akan kembali. 


Haruskah membuka lembaran baru

Atau menunggu halaman lama disambung kembali.


Haruskah memilih yg datang membawa kesempatan.

Atau menanti yg benar" diharapkan.

.

.

.

Mungkin jawabannya bukan pada mana yg harus dipilih. 

Tapi pada siapa yg benar" memilih hati ini tanpa ada keraguan. 


Biarlah irama takdir yg mengiring.

Mengikuti kehendak Sang Pemilik Hati.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar