Minggu, 30 Agustus 2026

Teruntuk Calon Suamiku 🤍

Teruntuk calon suamiku yang tak berhenti berjuang. 🤍

Terima kasih.

Mungkin dua kata itu terdengar sederhana. Tapi ada begitu banyak hal yang ingin kusampaikan bersamanya.

Terima kasih sudah memilihku menjadi partner hidupmu. Mau menerima segala macam kurangku dan segala hal yang ada pada diriku dan kehidupanku.

Terima kasih sudah menenangkan riuhku melalu tenangmu. Mungkin kamu tidak menyadarinya. Tapi sikap teduhmu perlahan berhasil meredam riuhku yang selama ini tak juga mereda.

Terima kasih sudah berusaha memahamiku bahkan ketika aku tak mengucap sepatah kata padamu.

Terima kasih untuk semuanyaa yaaa 🤍

Ternyata benar ya, kita ngga tahu dengan siapa kita akan jatuh cinta. Dan inilah kita. Dua orang yang saling memendam rasa selama belasan tahun. Mungkin inilah cara Allah menjaga kita. Menjauhkan kita dari segala hal yang Dia haramkan, kemudian mempertemukan kita kembali di waktu yang tepat menurutNya

Dan disinilah kita, sedang berdiri di fase saling mengusahakan untuk melangkah bersama menuju jalan yang halal.

Di fase ini ada banyak hal yang harus kita siapkan. Ada tanggung jawab yang terasa semakin nyata. Ada rezeki yang harus kita perjuangkan. Ada keluarga yang harus kita bahagiakan. Ada begitu banyak hal yang terkadang membuat kita lelah, khawatir, bahkan bertanya-tanya apakah semua bisa kita lewati.

Kalau suatu hari nanti kamu merasa lelah, aku ingin kamu tahu bahwa kamu tidak sendiri. Mungkin aku tidak selalu bisa meringankan bebanmu. Mungkin aku tidak selalu tahu apa yang sedang ada di dalam pikiranmu. Tapi aku ingin kamu tahu bahwa aku melihat perjuanganmu. Aku menghargai setiap usaha kecil yang tidak kamu ceritakan. Aku menghargai dan mendukung setiap langkah yang kamu ambil untuk membawa kita menuju hari itu. Dan di setiap langkahmu, percayalah bahwa doaku selalu menyertai. Aku ingin kamu tahu bahwa aku ikut berjalan di sampingmu. Bersamamu.

Kalau hari ini kita belum memiliki banyak hal, tidak apa apa. Kita tidak harus memiliki kehidupan yang sempurna untuk memulai rumah tangga. Kita hanya perlu terus berusaha, belajar, saling menguatkan, dan percaya bahwa rezeki Allah selalu datang pada waktu yang paling tepat.

Dan insya Allah, semua lelah yang kita rasakan hari ini akan menjadi bagian dari cerita yang nantinya kita kenang dengan penuh syukur. Mungkin beberapa tahun dari sekarang, kita akan melihat kembali masa ini dan berkata;

"Ternyata dulu kita pernah sesulit itu, ya. Tapi kita berhasil melewatinya."

Dan setelah kita berhasil melewati pintu akad. Semoga kita masih terus mengusahakan satu sama lain, ya.. Sama-sama belajar untuk saling memahami, saling mendengarkan, saling menasihati, saling menguatkan, dan terus memilih satu sama lain. Bukan hanya ketika semua terasa mudah, tapi juga ketika kehidupan menarik kita pada situasi yang sulit.

Kuharap kita tidak pernah melupakan alasan dan tujuan kita menikah. Bahwa pernikahan ini bukan hanya tentang memiliki seseorang untuk menemani sisa hidup, tetapi tentang berjalan bersama menuju surga-Nya.

Semoga kita menjadi pasangan yang tidak hanya saling mencintai ketika muda, tetapi juga tetap saling menggenggam ketika raga mulai menua. Dan semoga, setelah bertahun-tahun nanti, kita tetap menjadi dua orang yang terus memilih satu sama lain.

Hari ini.

Besok.

Dan seterusnya.

Sampai akhirnya, setelah melewati perjalanan panjang di dunia, kita benar-benar bisa dipertemukan kembali di tempat indah yang Allah janjikan.

Di surga-Nya. 

Dari
Calon istrimu 🤍

Share: