Sedari dulu aku percaya, bahwa kekuatan doa itu nyata. Seringkali kita tidak menyadari atau lupa bahwa kita sedang berdiri di atas doa doa kita yang dikabulkan. Aku ingin sharing
Lulus dari perguruan tinggi, aku merasa hidupku benar-benar down. Tak memiliki penghasilan, tak ada pekerjaan, ingin melamar di berbagai tempat tapi ditengah prosesnya terkendala biaya. Karena melamar pekerjaan tidak bisa dilakukan dg tangan kosong. harus print surat lamaran, CV, fotokopi ktp, ijazah, pas foto, amplop coklat dll. Padahal kebutuhan untuk melamar pekerjaan tidak terlalu makan banyak biaya yaaa. Namun kala itu aku benar-benar merasa sedang di bawah. bila menyebut posisiku dengan angka, posisiku bukan lagi di titik nol. tapi di titik minus. Bahkan untuk membeli bensin pun aku kesulitan. Meminta orangtua enggan, karna orangtua juga tak memiliki banyak uang, berhutang pun juga makin enggan karna tidak jelas kapan aku bisa mengembalikan.
Hingga di titik pasrahh,, aku berdoa,, aku benar-benar merayu Sang Maha Kaya. Sholat dluha kujalankan, puasa senin kamis kurutinkan. Aku benar-benar berdoa dengan segala kepercayaannku, bahwa Allah Maha Kaya. dan Allah tak akan mengujiku di luar kemampuanku. Maka dari itu, aku pasti mampu menghadapinya. Di sela doaku aku terus mengulang doaku.
"ya Allah berikanlah aku pekerjaan. Aku ingin membantu keluargaku. Aku sudah mengerahkan semua usahaku. Bila memang Engkau menakdirkanku utk bekerja, berikanlah pekerjaan yang bisa kukuasai, yang rekan-rekannya suportif. bila memang tempat kerjaku jauh, berikanlah aku tempat kerja yang rutenya melewati perdesaan, jauh dari keramaian, agar aku bisa terus melihat kuasaMu melalui keindahan alamMu.. Dan yang terpenting, berikanlah hamba pekerjaan dg pemilik serta atasan yang islami agar aku bebas dalam beribadah dan berpakaian."
Dan,, Allah mengabulkannya. Benar-benar mengabulkannya. Tempat kerjaku memang agak jauh, tapi,, tepat seperti doaku, rute perjalanan yang kutempuh adalah jalur pedesaan yang jauh dari keramaian. Aku bisa melihat sunset sepulang dari kerja. Bisa mellihat hamparan sawah yang hijau, sungguh masya Allah menyejukkan mata dan pikiranku. Dan atasanku benar-benar islami. Setiap meeting selalu mengingatkan kami dg satu atau dua ayat al-Quran. Pimpiannnya pun juga tidak kalah islami. Tiap bulan diadakan pengajian di tiap workshop.
di tahun tahun pertama aku sering menangis di perjalanan karna terharu dg cara Allah mengabulkan doaku. Tiap kali aku ingin mengundurkan diri, aku selalu teringat bahwa ini adalah jawaban dari doaku. Bagaimana mungkin aku bisa meninggalkannya? Mungkin tempat ini yang terbaik untukku. Mungkin banyak pelajaran yang bisa kupetik diisni. Mungkin disini Allah ingin mempertemukanku dg orang orang baik. Setiap kali ada kendala disini, aku selalu berhusnudzon pada Allah. Dan bila saatnya tiba, saat masaku disini berakhir, aku ingin berakhir dg cara yang baik. Cara yang tidak memberatkanku, tidak memberatkan keluargaku, juga tak memberatkan rekan kerja/atasan/ perusahaan.
ini tadi hanya satu dari sekian banyak doa yang Allah kabulkan.
Jangan lupa berdoa kawan. Allah benar-benar dekat. Bila dirasa tak ada lagi yang bisa dijadikan tempat curhat. Ingatlah, ada Allah yang selalu mendengarmu dan membantumu. Bahkan ketika kamu tak meminta.
20-8-2022
AMNL
0 komentar:
Posting Komentar